"Tulisan ini mengandung unsur yang kurang baik untuk dibaca anak dibawah umur, dan dipenuhi oleh curhatan dari hati yang terdalam."
-odivaazzahra-








kehidupan dewasa akan semakin dekat, mau tak mau aku harus mempersiapkannya.
aku melihat banyak anak muda termasuk temanku sendiri, yang masih ingin merasakan indahnya masa muda. masa muda, aku mendengar banyak cerita dari keluargaku.

dimulai dengan kehidupan ayah kandungku
beliau menjadi anak marching band
jadi anak hits se-sekolah
anak gaul yang menghamburkan uang :v
percis seperti beberapa teman sekolahku...

kemudian ibu kandungku
si pintar dari sekolah elit
tidak begitu mempesona pada saat itu
namun ayahku yang hits itu kecantol juga dengan rupawan ibuku

sungguh romantis kehidupan mereka
dimulai dari SMA
lalu menikah
dan muncullah aku

namun aku sedikit kecewa
setelah aku lahir beberapa tahun, mereka berpisah
mungkin memang bukan jodohnya
salah memilih

itulah singkat riwayat asal usulku muncul
namun sekarang,
inilah aku
seorang diri yang menumpang hidup pada keluarga nenek
bahagia, sangat bahagia.
bisa disebut, aku kabur dari rumahku.
karena aku tidak betah :v
alasannya pun cukup banyak
tapi alasan utamanya
yaitu
disana banyak sekali lelaki yang bukan mahramku
membuatku kesulitan
apakah aku harus menutup aurat atau tidak
sungguh membingungkan

namun lihatlah sekarang
seorang anak perempuan yang kabur
demi kehidupan yang aman dan tentram

sesekali ibu mengunjungiku,
itu adalah waktu yang paling berharga.
satu satunya sosok yang menjadi teman sekaligus ibuku

banyak kisah, cerita dan curhatan ku ada padanya
mulai dari aku sering sakit karena apa
lalu aku menceritakan kesedihanku tentang temanku menjadi jahat kepadaku
masalah ekskul, dan segala organisasi yang aku ikuti
berdiskusi tentang agama islam
sampai akhirnya masalah cinta

curhatan cinta
curhatan si doi diambil orang
curhatan orang menikung aku
curhatan kangen mantan (EH;v)
"kangen kenangannya, bukan orangnya INGAT!" -perkataan sahabatku
dan banyak lagi

banyak berbasa basi rupanya aku ini
pada intinya
ada suatu hal yang membuat aku bahagia
bahagia
konyol
ngakak
lucu
tidak menyangka

aku pun bercerita bahwa aku tidak akan pernah pacaran lagi
lantas ibu dan keluarga aku panik bahwa aku membuat keputusan seperti ini
aku meluruskan perkataanku.
"odiv udah kapok, dulu pacaran geje, terus hts-an malah mendekati zinna bundaaa"
"pacaran yang halal aja"-lanjutku
lalu celetuklah aku mengatakan
'Menikah Muda'
tidak semudah itu melakukan 2 kata diatas!
aku kesambet apaan sering mengatakan 2 kata diatas saat bertemu ibuku

"gak apa apalah div, bunda juga dulu menikah muda"
tapi setelah melihat orangtuaku berpisah, membuatku berfikir ratusan kali
"asal orangnya yang bener, pilih"-lanjutnya
lalu?
jadi?
apa kesimpulannya?
dengan penuh keberanian aku bertanya.

"bunda tidak apakah kalau nanti odiv nikah muda?"
daripada luntang lantung hidup tidak jelas
menumpang
merepoti sanak saudara
ditambah keadaan ekonomi keluarga memburuk
pikirku

"BOLEH, SOK AJA BUNDA SETUJU. asal calonnya yang bener"
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

my feels like .......................................................
tidak bisa menghembuskan nafas!


semudah itukah aku berfikir
tidak sadar dengan keadaanku
wkwk
aku masih sma yang sedang menunggu 5 bulan lagi lulus
calon pun tidak ada, hanya berangan angan seseorang yang lebih tua dari ku ...
dan akupun tidak mengaca diri sendiri
apakah aku bisa menjadi seorang istri
apakah agamaku sudah baik?
apakah aku memiliki harta untuk mempersiapkan segalanya.
dan
.
.
.
terakhir.
aku tidak mengaca, bahwa apakah wajah !#$*(&(7#@)* ku ini dapat menarik seorang calon suami?
!#$*(&(7#@)*  >>> orang orang di dunia menyebutku seorang cewe hitam&jelek
!#$*(&(7#@)* >>> dalam hatiku ini adalah wajah terbaik yang Allah berikan kepadaku :)))





Thanks to My Mom
ILY MOM,
Odivaazzahra