Salam hangat dari adikku Ariv!!! >,<

Adikku, sejak sd sampai sma, aku selalu menulis puisi tentangnya. #JUJUR setiap tahun sejak sd sampai sma, kalo disuruh guru bikin puisi bebas, aku selalu bikin puisi tentang ariv, dan isi setiap barisannya sama. Entah kawan kawan ku ingat atau tidak, temen temen semua pasti bakalan tau bagaimana ciri-ciri adikku, apabila mendengarkanku membaca puisi itu. sayangnya dari tahun ke tahun, gak ada yang pernah nyimak dan peduli terhadap adikku. its okay ya ariv yahhh :*

Ariv lahir prematur pada kandungan sekitar 6-7 bulan. kemudian di caesar lahirnya, karna dia pengen buru buru keluar >,<. gak sabaran orangnya sejak lahir, sampe sekarang dia selalu meminta sesuatu dengan tidak sabaran. dedek merekedeweng dasar :P  Hahahaha forget it. dan setelah itu Ariv dirawat dirumah sakit selama 1 bulan, soalnya badannya kecil banget (9ons-1kg). sumpah gedean boneka aku daridapa dia. teruss yah dia pulang kerumah.

senengg banget rasanya punya adik. suatu kebahagiaan terbesar dalam hidup aku memiliki adik. walaupun dalam hidup ini aku tidak pernah punya adik kandung, aku tetap bahagia ko. terus dia tumbuh hingga 1/2 tahun. dan suatu waktu aku jahil banget.. aku sedari dulu hingga sekarang, selalu disuruh jagain dia mulu. waktu itu dia baru lepas bedongan, terus dia lagi tidur, aku gangguin dia tidur pake gantungan baju, dipukul pelan ke kakiknya sampe kebangun >,<

nah suatu ketika aku lagi jagain adik aku dalam keadaan terbangun. aku menyelimutinya dengan selimut bergambar - gambar hewan lucu. "arivvv lihat ini jerapah, ini gajah, ini harimau" tunjuk aku ke gambar itu. tapi aku mulai bingung, kenapa matanya tidak menatap ku.

mulai dari situ lah
aku baru saja mengetahuinya
BAHWA ADIKKU BUTA
awalnya aku gak percaya
dan dulu aku masih kelas 3 sd
gak ngerti apa apa

aku baru mengerti
saat
setelah beberapa bulan setelah itu aku menemani bundaku dan ariv ke RS cicendo. melakukan test, operasi laser 2 kali, dan pengobatan altternatif ke garut selama beberapa kali.

"Div, jangan malu punya adik gak bisa lihat.." pesan bundaku saat sedang menjaga adikku bersamaan
"engga malu, odiv seneng punya adik yang beda" jawabku saat masih sd dulu

pada masa SD, aku cuek banget, seneng aja ajak main ariv yang keliatan lugu itu. memang dulu ariv perkembangannya lambat banget. aku mulai merasakan sedih itu waktu bundaku sakit rahim, kemudian ariv tterlantar. hingga ariv mengacak *(maaf) Kotoran BAB-nya sendiri di seluruh kamar bundaku, dan bundaku hanya bisa terkulai lemas karna penyakitnya. kemudian aku teriak karna kaget melihat kamar penuh kotoran berwarna coklat (jangan dibayangkan huek), terus bunda bangun dengan lemas membersihkan semuanya.

aku berlari kekamar menutup pintu, dan mulai menangis. pada saat itu aku kelas 6sd, dan ariv sudah berumur 3 tahun, namun dia baru bisa berdiri di pinggir kasur dan duduk sendiri. aku mulai sadar, bahwa adikku berbeda. aku menangis bukan karena malu, aku sedih. dia tidak bisa melihat apa yang ia mainkan tadi, sebuah kotoran. dia tidak bisa membedakan mana kotoran mana makanan. aku menangis karna aku melihat dengan mata aku sendiri, adikku memakan kotorannya sendiri :'(

mulai dari situ juga, aku mulai sayang sekali dari biasanya. dan mulai memperhatikan apa yang ia lakukan. aku dan bundaku berjanji pada saat itu, tidak akan membiarkan ariv sendiri. karna dia tidak bisa melihat apa yang dia pegang, dan bisa saja berbahaya.

kabar terkini dia sekarang bisa berjalan dengan tuntunanku. namun dia senang ngesot ;') kesana kemari saat dia bermain. hoby nya menggigit mainan atau barang. sedikit pelajaran dia pernah hampir memakan cutter, gunting, silet, dan jarum, namun sempat terselamatkan sebelum masuk kemulutnya. mulai dari sekarang, aku selalu menaruh semua barang diatas 1 m dari lantai. buku sekolah aku saja suka dia gigit gigit hingga robek :)) ada kalanya aku harus mengulangi pr ku karena dirobek dan digigit menjadi serpihan kertas olehnya.

ariv merupakan warna hidupnya. penuh kesenangan, amarah, dan kenangan manis dengannya. apabila aku bukan adikknya, aku bersedia hidup bersamanya (menikah). walaupun dia buta, dia ganteng:)) tidaklah aku tidak mau menikahi adik aku sendiri, aku bukan orang gila. Hidup penuh warna itu karena ariv.

terkadang beberapa waktu, aku sempat menangis tersedu sedu. saat ariv sekarang badannya sudah besar, tetapi gerak geriknya masih seperti anak 2/3 tahun.

Pertama, wakttu itu aku sedang mengunjungi suatu rumah, dan keadaannya hujan. sebelum perjalanan kami memakai jas hujan terlebih dahulu. aku, adikku ariv, dan bunda. pada saat itu ada seorang anak sd yang terlihat cukup besar kisaran kelas 4/5/6 sd, memandang adikku terus menerus tanpa mengedip. dan bundaku angkat bicara, mengobrol dengan anak itu. aku sedang memakaikan jas untuk ariv pada saat itu. anak itu sangat penasaran kepada ariv, bertanya tanya akan banyak hal, seolah dia pertama kali melihat anak yang aneh. aku memberikan senyumannya. beberapa kata dari bundaku yang aku tidak ingat itu, membuat aku terharu, bahwa aku harus bangga memiliki adik seperti ariv. dan anak itu masih menatap ariv, hingga motor kami melaju. suasananya hujan, aku pun mulai menangis, karena hujan terus membuat mukaku basah, aku tidak malu. aku terus memeluk adikku, tersenyum, dan mengeluarkan air mata haru hingga setengah perjalanan pulang.

Kedua, aku sering mengajak ariv bermain sepeda roda tiga. dan ditarik olehku memakai tali rapia:) sorry my bad :)) satu waktu aku membawanya ke pasar minggu pagi, pasar tumpah yang suasananya ramai sekali membuatnya tidak nyaman. dia menangis karena tidak suka keramaian. "biarin aja, biar ariv belajar gimana keramaian" ujar bundaku. yahh yang aku mengerti dari ariv selain dia tunanetra/buta adalah dia memiliki gangguan otak menyerupai autis karena senang bermain sendiri, dan membenci keramaian. apabila dibawa ke tempat arisan saja, pasti mengamuk ingin dibawa ke tempat sepi.
lain waktu, seperti biasa, Setiap Sore aku selalu mengajaknya bermain sepeda dan ngajak dia ngobrol padahal ariv belum bisa ngomong dengan jelas (kaya ngobrol sendiri gitu akunya>,<). aku lupa bahwa akhir-akhir ini sudah jam masuk sekolah. aku mengajak ariv bersepeda saat bubaran sd (sdit yaitu tetanggaku). seperti biasa membawanya keujung jalan dan berputar putar. segerombolan anak sd itu menatap ariv aneh. ditambah ada 2 orang anak lelaki yang saling mendorong, hingga membuat sepeda ariv setengah jatuh. DISITU ARIV LANGSUNG MENANGIS KERAS. awalnya aku kesal menatap mereka, tapi apa boleh buat mereka anak sd biasa yang suka kejar kejaran. kemudian aku membalas dengan senyuman ke arah mereka. tapi mereka malah parada bisik-bisik. lah aku membawa ariv ke arah ariv. karna di ujung jalan ramai dengan anak sd, ariv kan gak suka keramaian. kemudian aku berputar lagi ke arah ujung jalan, karena ariv tidak mau pulang. diujung jalan, aku membeli minuman dingin untuk ariv. anak anak sd itu mulai mendekati ariv semua, aku sontak langsung mendekati ariv.
"itu kenapa matanya merem?" ujar anak cowo 1
"matanya sakitt tau" ujar anak cowo 2
"engga sakit ko. Matanya gak bisa liat ajaa" ujarku sambil tersenyum senang dengan bangganya.
kemudian aku mengambil minuman dingin yang aku pesan untuk ariv, dan berputar putar dari ujung jalan ke jalan buntu. setiap aku ke arah ujung jalan, dipenuhi anak sd perempuan dan anak laki laki yang sedang ngobrol.
"kasian ih anak itu" - "iya matanya buta tauuu!" - "ih kasian buta!"
hati kecilku langsung komat kamit : dasar anak sd, bisanya cuma ngejek anak sebayanya (karna umur ariv setara dengan anak normal kelas 3 sd)
hati besarku menciut dengan cepat. saat membelakangi anak sd yaitu mereka, mataku berkaca kaca ingin menangis. entah apa alasannya, aku hanya ingin menangis saat mereka menyoraki ariv , bahwa ia buta.

ariv ganteng ko! ariv pinter ko! ariv cuma punya beda dikit doang ko! ariv badannya tinggi seperti seumurannya! yang berbeda hanya matanya doang. apa salahnya?! bodoh dan konyolnya aku yang bisa marah kepada anak anak sd itu.

ariv pasti bisa melewati semua ini dengan baik. insyaallah aku akan selalu menjaganya sampai akhir hayatku. aku selalu teringat kata kata bunda. aku harus bangga punya adik seperti ariv. dia anak yang luar biasa, Allah memberikannya berbeda dari yang lainnya, supaya ANTIMAINSTREAM :)))




I LOVE YOU
MY LOVELY BROTHER
#beranibeda
ODIVAAZZAHRA